Chan Yan

………… just a simple indonesian personal interest weblog

nge-Doa-in Buddha Bar

Posted by chanyan pada 2010/04/25

oleh : chan yan
 
Kalo biasanya, saya taunya cuman demo masak ibu-ibu, kemarin saya dapat pengalaman baru, ngeliat aksi demo dari dekat… eh salah, katanya bukan demonstrasi tapi aksi damai hehehe…
 
Gimana bukan pengalaman baru, biasanya cuman dengerin rama atau ramani magabudhi berkhotbah di cetya2 ato di vihara2, sekarang ngeliat mereka bergandengan tangan turun ke jalan. 
 
Di barisan paling depan ada ketum nya, romo dokter Surya R. Widya didampingi koordinator aksi, romo Sumedho. Juga tampak romo Eddy Sadeli dan romo Suwarto Atjing yang mengenakan seragam kuning putih.
 
Ibu-ibu seperti ramani dokter Mettasari, ramani Mettadewi Wong dan selusin ibu-ibu, lebih tepatnya nenek-nenek sih hehehe… juga ikut memegang spanduk, diapit bendera merah putih dan bendera buddhis di kiri kanan. Daniel Johan dan beberapa suhu mahayana tanpa disangka-sangka juga turut memeriahkan aksi damai ini.

Yang hepi dari acara ini keliatannya para wartawan dan fotografer. Hari ini saya baru tau, wartawan tuh kerjanya cepat bener yaa… Aksi mulai jam 14 lebih dikit, soalnya nungguin rombongan dari tangerang yang tertahan macet di jalan. Eh, jam 14:37 tempointeraktif udah posting liputannya. Detiknews kalah cepat dikit, baru posting jam 14:54 tapi kelebihannya pake foto. Salut… salut… Kalo tivi saya gak tau ditayangkannya jam berapa. Padahal saya sampai di rumah aja udah hampir jam 17.
 
Sebenarnya, foto2 di lapangan lebih heboh. Maksudnya, sejak ngumpul jam 13an di masjid Cut Meutiah, tukang moto udah jeprat sana jepret sini, mumpung gratis kalee. Diantaranya ada seorang fotografer yang berlesung pipit bertampang aduhaaaii, yang bawa tele segede baskom ngeker teruuuuss dibawah pohon kayak sniper hehehe…
 
Kalo teman2 muslim terdengar sering menyebut bismillah, aksi ini entah karena ngumpulnya di area masjid, ato karena apa gitu, sebelum melangkah mereka membaca vandana, Namo Tassa… 3x, baru go…
 
Aksi ini bener2 damai dan tenang. Biar kata paling gak, ada tiga ratusan orang berprosesi, gak terdengar tuh suara chit-chat apalagi teriakan2 dari peserta. Yang terdengar hanya raungan sirene sebentar dari mobil polisi ketika mulai melangkah dan suara output henditoki dari luar barisan. Rasanya deg-degan juga berjalan di bawah sorotan begitu banyak lensa kameramen yang jalannya mundur.
 
Peserta aksinya berjalan rileks di dalam keheningan, eh… malahan kamerawati aduhai itu yang terkesan galak, menenteng kamera beberapa langkah di depan rombongan. Di lihat dari belakang sih, sepintas jalannya koq kayak orang lagi bawa golok ato parang gitu yaa hehehe…
 
Sewaktu baca paritta dan doa di depan buddha bar, di keheningan siang bolong yang terik buanget itu, terdengar suara2 kamera digital, klik.. serrr… klik… serrrr… Pesertanya bener2 tabah, sejam lebih berdiri dibawah terik matahari tanpa ngeluh.
 
Sambil menunggu romo Surya dan romo Sumedho yang masuk ke dalam buddha bar, menyampaikan surat keberatan umat buddha, suasana formal peserta aksi damai mulai mencair.
 
Para peserta disuguhi minum air mineral dan roti. Polisi juga ditawarin dan diijinin oleh komandannya. Disana sini terlihat peserta bercengkerama dan becanda dengan polwan2 yang juga bertampang manis. 
 
Suasananya jadi gimana gitu… kayak lagi coffee break di seminar aja. Sebagian panitia berkeliling membawa kantong plastik item besar menampung gelas plastik bekas dan sampah lainnya, gak mo bikin susah orang lain. 
 
Ternyata… gitu yaa suasana aksi damai, asyikkk juga yaa… hehehe… O ya, aksi ini, katanya buat ngedoain pemilik Buddha Bar agar segera sembuh dari sakitnya. Maksudnya biar cepat sembuh dari sakit mental. Yaa iyalah, masa’ nama dan simbol yang begitu dijunjung tinggi ama dewa dan manusia, dipake buat tempat begituan.
 
 
 
 
 
(15-03-2009)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: