Chan Yan

………… just a simple indonesian personal interest weblog

Biarkan Musik Bicara

Posted by chanyan pada 2010/05/12

Michael di usianya yang ke 7 tahun, telah mampu menguasai lebih dari seratus lagu, mulai dari aliran klasik hingga pop. Ia mampu menguasai musik-musik dari Mozart, Chopin, Liszt dengan tingkatan yang menurut Jaya Suprana, susah dilakukan oleh orang dewasa normal sekalipun. Michael juga memiliki bakat khusus dalam menguasai sebuah lagu. Ia cukup mendengarkannya sekali atau dua kali, dan selanjutnya ia mencari nada-nada musik yang telah didengarnya itu dengan cepat. Sementara Ade Irawan, kini 15 tahun, adalah pianis remaja yang telah malang melintang di dunia jazz dan blues hingga ke Chicago Amerika Serikat. Ade yang jago main piano secara otodidak ini, mempunyai jadwal ber-jam session dengan musisi-musisi jazz dan blues setiap pekan di kandang musik jazz dan blues Amerika itu.

Mengapa mereka bisa begitu berbakat? Menurut mamanya Michael, ketika berumur 2 atau 3 tahun, pada mulanya Michael memencet-mencet tuts piano pakai kedua telunjuk. Tidak ada yang mengajarkan, juga tidak ada yang menyuruh, apalagi memerintahkan. Patut kita renungan daripada hanya mengatakan: “di balik kekurangan manusia, pasti Tuhan membekalinya dengan kelebihan juga.”

———————

Talenta dahsyat putra-putri Indonesia di bidang musik, kembali tampil di Kick Andy. Tiga Dewi MURI, Pentaboyz, Michael Anthony dan Ade Irawan akan memperlihatkan ”keajaiban” bakat mereka serta setumpuk prestasi mereka di bidang seni musik, baik di tingkat nasional maupun internasional. Di temani oleh pakar kelirumologi yang sekaligus juga pendiri Museum Rekor Indonesia, Jaya Suprana, mereka akan memperlihatkan seperti apa musikalitas ”ajaib” anak Indonesia.

Tiga Dewi MURI adalah trio yang terdiri dari tiga remaja putri asal Surabaya. Jesslyn Julia Gunawan, Lita Liviani Tandiono dan Gillian Geraldine Gani boleh dibilang adalah anak-anak baru gede alias ABG. Namun prestasi mereka dalam hal meracik nada-nada melalui piano, flute, biola, cello dan recorder bisa jadi sudah mencapai taraf master. Jesslyn misalnya. Pada usia 13 tahun, Jesslyn telah meraih high score pada ujian royal piano grade 8 dari Associated Board of the Royal Schools of Music (ABRSM) Inggris. Platinum dan Gold Award di bidang kompetisi resital piano dan biola di Malaysia, Singapura, Australia dan Italia pun, telah ia koleksi di rumahnya. Ia juga pernah memecahkan rekor MURI sebagai anak Indonesia termuda (9 tahun 5 bulan) yang masuk Top Winner di kompetisi musik internasional dengan piano dan biola di Italia pada 2005 silam. Tak kalah mengkilap dengan Jessyln, Gillian pun juga telah mengoleksi banyak piagam penghargaan dari berbagai kompetisi dunia, mulai dari Singapura, Malaysia, Jepang hingga Australia. Di MURI, ia menorehkan namanya sebagai Pianis usia 12 tahun mempergelar resital piano tunggal dengan repertoar 4 impromptu dan 4 scherzo karya Frederick Chopin dan juga pianis muda pertama yang menggelar resital piano tunggal dengan satu tangan (kiri). Sementara Lita, mampu memainkan piano, biola, flute dan cello sama baiknya pada sebuah orkes musik yang membuatnya memecahkan rekor MURI sebagai musisi termuda yang mampu menguasai 4 alat itu dengan tingkat excellent. Bergabung dalam trio Tiga Dewi MURI, mereka kembali memecahkan rekor MURI sebagai grup pertama di dunia yang mampu memainkan 5 alat musik secara bergiliran dalam satu lagu.

Lain lagi dengan Pentaboyz. Grup acapella asal Jakarta ini, telah mengharumkan nama Indonesia di kompetisi The Golden Stag International Songs Festival di Bukarest Rumania. Grup yang terdiri dari lima anak muda berbeda suku ini, meraih penghargaan best performance grup di acara tahunan event musik “mulut” itu pada 2001 silam. Pentaboyz yang digawangi oleh Ronald Harvey Maspaitella (Roni), Indra Gunawan (Indra), Yosekar Tatarang (Joka), Armando Zidane (Armando), dan Marta Dinata (Marta) ini juga merupakan grup acapella pertama yang menggelar konser tunggal di Melbourne Recital Centre, Australia pada 2009 lalu. Bahkan juga merupakan grup acapella pertama yang dianggap pantas untuk tampil di Istana Negara di hadapan presiden. Seperti apa sih kualitas olah vokal mereka sehingga mampu bersuara di berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional?

Sedangkan Michael Anthony dan Ade Irawan adalah contoh nyata premis bahwa di balik kekurangan manusia, pasti Tuhan membekalinya dengan kelebihan juga. Michael dan Ade adalah sama-sama penderita tuna netra dan berkebutuhan khusus (autis). Namun keduanya mampu membuktikan meski tak bisa melihat, namun pendengaran dan kemampuan analisa otak mereka terhadap nada jauh melampaui kekurangannya. Michael di usianya yang ke 7 tahun, telah mampu menguasai lebih dari seratus lagu, mulai dari aliran klasik hingga pop. Ia mampu menguasai musik-musik dari Mozart, Chopin, Liszt dengan tingkatan yang menurut Jaya Suprana, susah dilakukan oleh orang dewasa normal sekalipun. Michael juga memiliki bakat khusus dalam menguasai sebuah lagu. Ia cukup mendengarkannya sekali atau dua kali, dan selanjutnya ia mencari nada-nada musik yang telah didengarnya itu dengan cepat. Sementara Ade Irawan, kini 15 tahun, adalah pianis remaja yang telah malang melintang di dunia jazz dan blues hingga ke Chicago Amerika Serikat. Ade yang jago main piano secara otodidak ini, mempunyai jadwal ber-jam session dengan musisi-musisi jazz dan blues setiap pekan di kandang musik jazz dan blues Amerika itu.

Penasaran dengan “keajaiban otak musik” putra-putri Indonesia ini? Simak di Kick Andy edisi Jumat 7 Mei 2010
(kickandy)

Iklan

Satu Tanggapan to “Biarkan Musik Bicara”

  1. Assalamu ‘alaikum mas.

    Salam kenal yah, saya abis mampir ke Blog mas, dan blog mas sangat bagus dan bermanfaat.

    Dan betapa senangnya saya, apabila mas mau mampir juga ke blog saya, sekalian saling menjalin silaturahmi sesama Blogger.

    Alamat Blog saya: http://bendeddy.wordpress.com

    Salam kenal,
    Dedhy Kasamuddin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: