Chan Yan

………… just a simple indonesian personal interest weblog

Tubuh Perokok

Posted by chanyan pada 2010/05/22

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa setiap 6,5 detik satu orang meninggal dunia karena pemakaian tembakau. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang mulai merokok pada masa remaja (seperti yang dilakukan oleh lebih dari 70% perokok) dan terus menerus merokok selama dua puluh tahun atau lebih akan meninggal 20 atau 25 tahun lebih awal dibanding mereka yang bukan perokok. Merokok bukan hanya menyebabkan kanker paru-paru atau penyakit jantung tetapi juga banyak penyakit lainnya. Berikut ini diuraikan dampak merokok mulai dari kepala hingga kaki.

1. PSORIASIS

Perokok lebih besar kemungkinannya menderita psoriasis, suatu kondisi peradangan kulit yang tidak menular yang menyebabkan rasa gatal, bercak-bercak merah di seluruh tubuh.

2. KATARAK

Merokok itu diyakini menyebabkan atau memperburuk beberapa kondisi mata. Perokok memiliki kemungkinan 40% lebih tinggi untuk menderita katarak, yaitu: memburamnya lensa mata yang menghalangi cahaya dan dapat memicu kebutaan. Asap rokok menyebabkan katarak melalui dua cara: mengiritasi mata dan karena asap rokok melepaskan zat-zat kimia ke dalam paru-paru yang kemudian masuk ke mata melalui aliran darah. Merokok juga dikaitkan dengan degenerasi makula yang terkait usia, suatu penyakit mata yang tidak dapat disembuhkan yang disebabkan oleh rusaknya bagian pusat retina yang disebut makula. Makula itu bertugas memfokuskan pusat penglihatan di dalam mata dan mengendalikan kemampuan kita untuk membaca, mengemudikan mobil, mengenali wajah dan warna, dan melihat benda-benda dengan sangat rinci.

3. PENGERIPUTAN KULIT

Merokok menyebabkan penuaan kulit secara dini, karena merokok merusak protein pelentur kulit, menyebabkan hilangnya vitamin A dan mengurangi kelancaran aliran darah. Kulit perokok itu kering, kasar, dan dipenuhi dengan garis-garis halus, terutama di daerah sekitar bibir dan mata.

4. KEHILANGAN PENDENGARAN

Karena merokok menyebabkan timbulnya kerak pada dinding pembuluh darah, sehingga mengurangi kecepatan aliran darah ke telinga bagian dalam, perokok dapat kehilangan pendengarannya lebih dini dibanding bukan perokok dan lebih mudah kehilangan pendengaran yang disebabkan oleh infeksi telinga atau suara keras. Perokok juga mempunyai kemungkinan tiga kali lebih besar untuk menderita infeksi telinga tengah dibanding bukan perokok.

5. KANKER

Lebih dari 40 macam zat kimia di dalam asap rokok telah terbukti menyebabkan kanker. Perokok mempunyai peluang 20 kali lebih banyak untuk menderita kanker paru-paru dibanding bukan perokok. Merokok menyebabkan sekitar 90% penyakit kanker paru-paru pada pria dan 80% pada wanita (5a) dan menurut banyak penelitian, makin lama seseorang merokok, makin besar risiko untuk menderita kanker di beberapa tempat, termasuk risiko dua kali lipat untuk menderita kanker di rongga hidung dan di atas hidung (5b); kanker di rongga mulut (5c) (4 – 5 kali lipat); risiko dua kali lipat menderita kanker di inasofaring, orofaring, dan hipofaring (4 – 5 kali lipat); laring (10  kali lipat); kerongkongan (2 – 5 kali lipat); lambung (5d) (2 kali lipat); pankreas (5e) (2 – 4 kali lipat) dan ginjal (5f). Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya keterkaitan antara perokok berat dengan kanker payudara (5g), dan berhenti merokok akan sangat mengurangi risiko menderita segala macam kanker yang disebutkan di atas.

6. KERUSAKAN GIGI

Merokok mempengaruhi mulut, menyebabkan kerak bertumpuk di gigi dan menyebabkan gigi berwarna kuning. Ada bukti bahwa merokok menyebabkan pembusukan gigi. Perokok memiliki peluang satu setengah kali lebih besar akan kehilangan giginya dibandingkan bukan perokok.

7. EMFISEMA

Selain kanker paru-paru, merokok juga menyebabkan emfisema, yaitu pembengkakan dan peletupan kantung-kantung udara di paru-paru yang mengurangi kapasitas paru-paru dalam menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Pada kasus yang ekstrim, bahkan pasien harus ditrakeotomi agar dapat bernapas. Trakeotomi artinya dilakukan pemotongan pipa udara dan dipasang suatu ventilator di leher untuk memasukkan udara ke dalam paru-paru (lihat gambar). Bronkhitis kronis (tidak tampak) menyebabkan tertimbunnya nanah dan lendir, mengakibatkan batuk-batuk yang sangat menyakitkan dan kesulitan bernapas.

8. OSTEOPOROSIS

Karbon monoksida, gas utama yang ada di dalam gas buangan mobil dan asap rokok, lebih mudah berikatan dengan darah dibandingkan oksigen, bagi perokok berat, hal itu mengurangi kemampuan mengangkut oksigen sampai sebesar 15%. Sebagai akibatnya, tulang perokok akan kehilangan kepadatannya dan akan mudah patah dan kalau sudah patah akan 80% lebih lama untuk menyembuhkannya. Perokok juga akan lebih rentan terhadap penyakit tulang punggung. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa pekerja di bidang industri yang merokok akan 5 kali lebih besar kemungkinannya menderita sakit punggung setelah mengalami suatu cedera.

9. PENYAKIT JANTUNG

Satu dari tiga kematian di dunia disebabkan oleh penyakit-penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah jantung. Merokok merupakan salah satu faktor risiko terbesar penyebab penyakit-penyakit pembuluh darah jantung. Di negara berkembang, penyakit-penyakit ini membunuh lebih dari sejuta orang pertahun. Di negara maju, penyakit-penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah jantung membunuh lebih dari 600.000 orang pertahun. Merokok membuat jantung berdebar lebih cepat, meningkatkan tekanan darah, dan meningkatkan risiko penyakit tekanan darah tinggi dan penyumbatan pembuluh darah arteri dan oleh karenanya menyebabkan serangan jantung dan stroke.

10. PENYAKIT MAAG

Merokok mengurangi daya tahan tubuh terhadap bakteri penyebab sakit maag. Selain itu juga mengurangi kemampuan lambung untuk menetralisir asam setelah seseorang makan, mengakibatkan asam itu menggerogoti dinding lambung. Penyakit maag yang diderita perokok lebih sulit disembuhkan dan lebih sering kambuh lagi.

11. JARI-JARI YANG BERUBAH WARNA

Tar yang ada di dalam asap rokok akan terkumpul pada jari-jari dan kuku, membuatnya berwarna kuning-kecoklatan.

12. KANKER LEHER RAHIM DAN KEGUGURAN

Selain meningkatkan risiko kanker leher rahim, merokok dapat menyebabkan gangguan kesuburan pada wanita dan komplikasi selama kehamilan sampai persalinan. Merokok selama kehamilan meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat badan waktu lahir lebih ringan dan di kemudian hari mengakibatkan kesehatan yang buruk. Pada perokok, keguguran lebih umum terjadi 2 – 3 kali, begitu juga lahir mati karena berkurangnya oksigen ke fetus dan ketidaknormalan plasenta akibat induksi karbon monoksida dan nikotin dalam asap rokok. Sindrom kematian mendadak bayi juga berkaitan dengan merokok. Selain itu, merokok dapat menurunkan kadar estrogen sehingga menyebabkan menopause yang lebih dini.

13. SPERMA YANG CACAT

Merokok dapat merusak bentuk sperma dan merusak DNA-nya, menyebabkan keguguran atau cacat bawaan. beberapa penelitian menunjukkan bahwa pria yang merokok memiliki risiko yang lebih tinggi menurunkan anak yang menderita kanker. Merokok juga mengurangi jumlah sperma dan mengurangi aliran darah ke penis, yang dapat menyebabkan impotensi. Kemandulan juga lebih umum di kalangan perokok.

 14. PENYAKIT BUERGER

Penyakit Buerger, yang juga dikenal sebagai thromboangitis obliterans (pelenyapan trombosit) merupakan peradangan dari arteri, vena dan saraf di tungkai, memicu terhambatnya peredaran darah. Apabila dibiarkan tanpa diobati, penyakit Buerger dapat berlanjut menjadi gangren (matinya jaringan tubuh) dan amputasi dari daerah yang mengalami kematian jaringan.  [WHO]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: